Senin, 23 November 2015
Setelah hampir setahun meninggalkan Indonesia, dan mengunjungi belasan negara, ada satu hal yang aneh yang gue temukan.
Gue nggak bisa menemukan Kampung Indonesia, suatu daerah yang mayoritas ditinggali oleh orang-orang Indonesia.
Bandingkan aja ama Kampung China (Chinatown). Gue kira di kota mana aja, pasti ada daerah yang ditinggali oleh mayoritas orang China dan terasa seperti di China.
Di Chinatown, menemukan hal-hal dari Tiongkok itu gampang banget, mulai dari pernaik-pernik hingga makanan. Dan begitu juga dengan India. Rasanya gampang banget ketemu orang India dan makanan India di kota mana saja.
Tapi sepertinya halnya ini berbanding terbalik ama Indonesia.
Di Aberdeen aja misalnya, nggak ada restoran Indonesia. Lebih mudah buat kita untuk menemukan restoran Thailand atau Vietnam di sini. Banyak teman-teman gue yang penasaran dengan masakan Indonesia itu seperti apa hingga berulang kali meminta gue untuk membuat Indonesian dinner untuk mereka.
Menemukan makanan Indonesia itu nggak mudah!
Berdasarkan pengalaman gue, restoran Indonesia itu cuma ada di kota-kota besar kayak London atau Amsterdam dan jumlahnya nggak banyak.
Hal ini menimbulkan pertanyaan, kenapa sih nggak ada Kampung Indonesia?
Kita itu negara dengan populasi terbesar ke empat di dunia setelah China, India, dan USA. Masa sih kita nggak bisa ‘menjajah’ negara lain dengan jumlah penduduk kita yang banyak? Masa kita nggak bisa menyebarkan masakan Indonesia? Masa kita kalah dengan tetangga kita Thailand atau Vietnam?
Akhirnya setelah melihat kenyataan dan merasakan sendiri, sekarang gue tau jawabannya. baca selanjutnya...

0 komentar:
Posting Komentar